Sunday, September 11, 2022

Dialog Diri 2

 Dialog ini berfungsi sebagai pengadilan untuk mengadili diriku sendiri karena dosa pornografi dan masturbasi. Pihak yang hadir adalah hakim yaitu Allah sendiri dan aku sebagai terdakwa.

A: Kamu telah didakwa karena telah melanggar perintah-Ku dan berdosa melawan Aku dan terhadap dirimu sendiri. Apakah katamu?

I: Aku mengakui dosaku.

A: Mengapa kamu berdosa?

I: Sebab aku memilih secara sadar untuk tidak mendengarkan Engkau dan menolak Engkau dan untuk memberontak.

A: Mengapa kamu memilih itu?

I: Tidak ada alasan yang jelas.

A: Karena itu Aku akan menetapkan perintah yang harus kamu laksanakan. Kamu harus menetapkan suatu struktur diri untuk melawan dan menanggulangi dosa ini. Struktur ini adalah kesadaran diri yang senantiasa untuk selalu berlindung kepada-Ku dan memanggil dirimu yang lebih tinggi. Setiap kali dosa akan terjadi, maka kamu harus memanggil dirimu yang lebih tinggi dan juga segera berbicara kepada-Ku. Namun kamu sendiri harus membuat keputusan ini untuk senantiasa hidup menurut perintah-Ku. Hal yang harus kamu hindari secara mutlak adalah pornografi. Kamu harus berusaha sekeras mungkin untuk tidak menonton pornografi. Namun jika kamu hendak masturbasi, kamu harus berusaha datang kepada-Ku dan memohon pertolongan untuk melawan dosa itu. Di situ Aku akan memberikan Firman-Ku kepadamu dan kamu harus mengikuti Firman itu. Apakah kamu memahami semua ini?

I: Ya Allah.

A: Sekarang pergilah, dan janganlah kamu berbuat dosa lagi.

No comments:

Post a Comment

Dialog Diri 3

 Pengadilan sudah dimulai. Hakim yaitu Allah akan mengadili Ignas sebagai terdakwa. Gugatan hukum yang dilayangkan adalah kehilangan arah da...