Tuesday, September 6, 2022

Tahun 19

 Tulisan ini adalah rekoleksi dari peristiwa-peristiwa yang terjadi selama tahun ke-19 hidupku, waktu terjadinya banyak hal yang sangat penting bagi hidupku. Catatan sejarah untuk masa September 2021 sampai Maret 2022 tidak ada, dan catatan sejarah dari April 2022 sampai September 2022 juga tidak akan aku gunakan. Namun aku hanya akan mengandalkan ingatan kasarku semata. Adapula ini adalah hadiah, atau salah satu hadiah dari diriku sendiri kepadaku.

Pada masa September 2021 sampai Desember 2021 aku tersesat dan belum menemukan orientasi diriku yang tepat. Aku mendalami pemrograman dan berusaha mengikuti magang di tempat Om Pratolo. Namun hal ini tidak berhasil sampai akhirnya berhenti total sekitar Maret atau April 2022. Pada Desember 2021, aku menjumpai pranic healing yang mulai mendekatkan diriku kembali kepada Allah. Namun, apakah pranic healing yang sungguh membuka tirai antara aku dan Allah dapat diperdebatkan.

Berdasarkan pemahaman rohani, sakramen tobat yang terjadi pada Januari 2022 memiliki dampak yang lebih besar dibandingkan pranic, dan hal ini mengarah pada pemahaman yang lebih mendalam tentang iman Katolik dan mulainya perkembangan iman di dalam Gereja. Setelah itu sekitar Februari sampai Maret 2022, aku mulai bergabung dengan banyak organisasi dan kegiatan di Gereja, yaitu EJR, Legio Maria, dan PDA. 3 program ini terus berlanjut sampai saat ini.

Pada kurun waktu yang kurang lebih sama, Allah mewahyukan kepada diriku tugas universal seorang Kristiani yaitu mewartakan Injil dan bekerja demi kelangsungan hidup Gereja. Namun Allah juga mewahyukan kepadaku secara khusus bahwa tugas universalku lebih berat atau memiliki karakter khusus dibandingkan dengan tugas umat yang lain. Sebab aku memiliki kesadaran yang lebih tinggi dibandingkan orang lain. Pada masa ini Allah sering memanggilku rasul-Nya atau nabi-Nya.

Suara batin Ilahi terus berlanjut, dan aku sempat mengikuti Latihan Rohani Pemula yang menjadi dinamika tersendiri. Suatu ketika pada bulan Agustus aku menjumpai server-server baru di discord dan tugas pelayananku dimulai, aku memegang beberapa orang untuk aku bantu dan aku tuntun kepada Allah pelan-pelan. Peristiwa-peristiwa di discord cukup mempengaruhi hidupku ke arah yang lebih baik. Lalu datanglah kuliah yang mempersibuk hidupku sehingga aku sulit untuk merefleksikan hidupku secara mendalam, tapi semuanya tetap aku nikmati dengan baik. Beginilah hal-hal yang terjadi pada tahun 19.

No comments:

Post a Comment

Dialog Diri 3

 Pengadilan sudah dimulai. Hakim yaitu Allah akan mengadili Ignas sebagai terdakwa. Gugatan hukum yang dilayangkan adalah kehilangan arah da...