Friday, April 1, 2022

Teguran Kristus Kepada Dunia

Ignas, kamu memahami mengapa Aku marah kepada dunia?

Karena mereka tidak mendengarkan Engkau dan memilih untuk memberontak, padahal perintah dan ajaran-Mu sangat jelas dan sederhana. Namun manusia telah membutakan dan menulikan diri mereka sehingga mereka tidak melihat apa yang begitu jelas dan sederhana.

Tepat sekali katamu, anakku. Sekarang perkenankan Aku untuk menuliskan suatu teguran bagi dunia.

Baik Tuhan.

Hai dunia! Kamu telah jatuh begitu dalam ke dalam kotoran dosa, sekarang kamu tampak begitu menjijikkan dan hina. Kamu telah membiarkan dirimu dikuasai oleh dosa secara sistemik, dan setiap dari kamu akan Aku minta pertanggungjawaban saat Aku kembali ke dunia ini. Karena kelihatannya kamu berlari-lari berputar-putar dengan mata dan telinga tertutup, Aku hendak membuka mereka dengan perkataan-Ku ini. Karena kamu tidak tahu apa masalah intimu, biarlah Aku sendiri yang menjelaskan masalahmu.

Pertama, kebencian yang kamu simpan di dalam hatimu terhadap sesamamu manusia, itu sangat menjijikkan. Dan kamu membiarkan kebencian ini dimasyarakatkan dan dijadikan bagian dari hukum negara. Bukankah Aku sudah memberikan teladan untuk mengasihi sesama? Aku menceritakan berbagai hal, melakukan hal, tapi kamu masih berlaku seperti dulu. Kapan kamu akan bertobat hai manusia degil? Kelak kekerasan hatimu akan dibalas dengan penghakiman yang berat akan dunia ini.

Kedua, kamu telah menyembah mammon, dan bukan Aku. Padahal Akulah Jalan, Kebenaran, dan Hidupmu. Namun kamu mencari hal-hal itu di tempat lain, di dalam barang-barang duniawi semata. Karena itu kamu menyengsarakan sesamamu dan memalingkan muka dari Allah. Kelak saat kamu mati dan belum bertobat, kamu akan menyesal bahwa kamu tidak pernah mencari Aku dan menyimpan harta surgawi.

Hai dunia! Bertobatlah segera, sebab Kerajaan Allah sudah dekat! Sudah 2000 tahun Aku menggaungkan ini melalui Gereja-Ku yang setia, tapi kamu tetap keras hati dan menolak untuk mendengarkan. Dosa-dosamu sudah begitu banyak dan berat, kelak kamu sendiri akan menuai apa yang telah kamu tabur, dan Aku akan membalaskan segala sengsara yang kamu sebabkan kepadamu sendiri. Percayalah, dunia ini akan menerima penghakiman yang pantas dan layak, dan Aku akan memurnikan dunia ini dengan api dan Roh Kudus, supaya dunia ini diperbaharui lagi.

Hai Gereja! Mengapa kamu begitu lemah dalam menggaungkan Kasih dan Keadilan-Ku? Mengapa bangsa-bangsa tidak menghiraukan pesanmu? Mengapa kamu belum menyusun suatu bentuk masyarakat yang baik, yang menaati perintah dan ajaran-Ku? Ya, dunia ini adalah dunia yang fana, tapi segala ganjaranmu akan ditentukan oleh tindak lakumu dalam dunia yang fana ini. Gerejaku, kuatkanlah dirimu, lawanlah para bangsa dengan kasih dan adil, dengan Firman-Ku, dengan Sabda-Ku, dengan segala pengajaran-Ku. Begitulah seharusnya kamu melawan para bangsa. Dan jika kamu tidak dapat mengalahkan mereka, Aku sendiri yang akan menghukum mereka dengan pedang yang menyambar-nyambar.

Kepada setiap orang yang hendak mendengar, carilah cara untuk mewujudkan satu-satunya hukum yang berlaku, yaitu Hukum Cinta Kasih. Berjuanglah supaya segala bangsa tunduk pada cinta kasih-Ku, dan memasukkan cinta kasih ke dalam hukum dan tatanan sosial mereka. Hai pemimpin dunia dan para penguasa! Janganlah kamu meneruskan tatanan yang menyusahkan orang untuk mengikut Aku, kelak kamu akan Aku minta pertanggungjawaban dan akan Aku adili dengan keras karena kamu tidak berani menggebrak tatanan yang ada.

Sesungguhnya Aku telah mengatakan bahwa jalan menuju kehidupan itu sempit dan sesak, bukan hanya karena kodratmu yang telah jatuh, tapi karena dunia yang akan menyulitkan kamu dan mendoktrinasi kamu dengan berbagai macam dusta dari si jahat. Hai umat dan murid-Ku! Jadilah garam dan terang dunia, artinya jadilah suatu tanda yang jelas di dunia, kasihilah sesamamu dengan berani, dengan mengorbankan dirimu sendiri, dengan mengurangi penderitaan orang lain, dan menegakkan keadilan bagi mereka yang tertindas. Sesungguhnya Aku muak dengan penderitaan dunia ini, tapi begitulah kedegilan hatimu. Aku berkata kepadamu, Aku datang segera.

No comments:

Post a Comment

Dialog Diri 3

 Pengadilan sudah dimulai. Hakim yaitu Allah akan mengadili Ignas sebagai terdakwa. Gugatan hukum yang dilayangkan adalah kehilangan arah da...