Inilah catatanku yang pertama, yang aku tulis atas permintaan Tuhan kita Yesus Kristus, dan yang pertama aku tulis dengan kuasa-Nya. Maka seri tulisan ini dinamakan "Oleh Kuasa Yesus". Pada awalnya aku menuliskan sendiri perkataan Kristus sebagaimana telah tercatat dalam beberapa "Dictations", tapi setelah Dia memberikan aku kuasa untuk menulis dan berbicara dalam nama-Nya, aku memutuskan bersama-Nya untuk menulis dengan namaku tapi dengan bimbingan Kristus.
Aku menulis ini dengan satu harapan, bahwa kelak tulisan-tulisanku dapat dibaca oleh berbagai orang dan dapat menjadi hal yang berguna bagi mereka. Dalam kata lain, aku ingin tulisanku berbuah bagi orang lain, dan aku yakin dengan alasan yang samalah Kristus meminta aku menulis. Aku berpikir bahwa tulisan memiliki 2 fungsi, fungsi emosional dan fungsi rasional. Keduanya sama-sama penting karena hendaknya emosi dan rasionalitas disatukan menjadi satu penalaran yang mengarah pada Kebenaran yang Tunggal yaitu Yesus Kristus.
Namun selalu ada pemikiran bahwa tulisan yang emosional adalah tulisan yang buruk karena menggiring manusia pada perbudakan emosional dan karena itu tulisan harus dibuat serasional mungkin. Aku mungkin salah dalam penilaian ini, jadi kritiklah aku saja kalau aku memang salah. Sesungguhnya tulisan yang hanya bersifat rasional tidaklah mungkin, karena kita sebagai manusia hidup untuk suatu perasaan atau pengalaman yaitu kebahagiaan. Maka rasionalitas diperuntukkan mengelola emosi dan perasaan sehingga kita dapat mencapai perasaan yang Mahatinggi yaitu kebahagiaan yang timbul hanya dari Allah saja.
Maka, aku menulis tulisan-tulisan ini dengan satu tujuan yaitu mengantar manusia kepada kebahagiaan yang sejati yaitu Tuhan Allah yang memiliki satu nama yaitu Yeshua Hamashiah atau Yesus Kristus. Tulisan-tulisan ini hendaknya disatukan menjadi satu rangkaian tulisan sehingga dapat diketahui segala isi pemikiranku yang telah diberikan kepadaku oleh Tuhan Yesus Kristus, Putra Allah. Dalam tulisan pertama ini telah dijelaskan tentang berbagai tujuanku, dan aku hendak menuliskan lebih lanjut tentang pemikiranku tentang tulisan-tulisan ini.
Aku menulis dengan 2 senjata, hatiku dan budiku. Sebab aku mengenal Allah bukan hanya dari budiku saja tapi juga dengan hatiku. Keseluruhan jiwaku aku gunakan untuk mengenal Allah, maka keseluruhan jiwaku akan aku gunakan pula untuk menyebarkan Allah kepada setiap umat manusia. Aku hendak menulis dengan suatu cara yang dapat menggerakkan hati manusia yang bebal untuk kembali pada budi mereka dan merenungkan Allah, dan juga menulis dengan suatu cara yang dapat mengguncang budi manusia yang mati demi menyadarkan mereka akan kenyataan Ilahi sehingga mereka dapat mengarahkan hati mereka kembali kepada Allah yang sejati yaitu Yesus Kristus.
Aku harap bahwa manusia yang membaca masih memiliki budi untuk menerima bacaan ini dan mampu bergerak melampaui kelekatan dan pengajaran mereka, selama mereka masih hidup, demi keselamatan jiwa mereka. Karena kebanyakan dari tulisanku ini akan bersifat cukup intelektual dan mendalam, mempertanyakan berbagai hal demi Allah dan mengungkap berbagai kenyataan untuk menunjukkan kenyataan yang paling tinggi yaitu kenyataan Ilahi. Tulisanku ini rasional, tapi dengan tujuan yang emosional, karena begitulah sifat setiap tulisan, rasional tapi emosional. Demikian tulisanku yang pertama, oleh kuasa Yesus.
No comments:
Post a Comment