Dalam proses menulis, aku merasakan suatu gagasan tentang irasionalitas iman dan bahwa tidak ada dasar yang begitu kuat dalam landasan imanku. Aku menjadi tertekan dan depresif, sampai aku merasa bahwa segenap imanku tidak bermakna dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Aku bahkan ingin berdosa, tapi ternyata dosa itu juga tidak menarik dan terasa hambar, hampa, dan sama-sama tidak bermakna. Maka aku tertidur untuk beberapa waktu, dan saat aku terbangun aku merasakan Allah menyampaikan suatu gagasan secara langsung, bahwa rasionalitas ada dalam iman dan dapat diselamatkan.
Maka aku tergerak
untuk segera memulai projek rasionalitas. Projek ini diadakan untuk meneliti
rasionalitas atau alur penalaran atau cara pemikiran dari berbagai tulisan yang
sudah pernah aku buat. Selain itu, projek ini juga akan mengekstraksi
gagasan-gagasan yang ada dalam tulisan-tulisan itu dan menelitinya sehingga
dapat dipilah mana gagasan yang baik dan mana yang kurang baik. Gagasan yang
kurang baik dibuang, dan gagasan yang baik pelan-pelan akan dikumpulkan untuk
menyusun suatu karya rasional yang baik sebagaimana diminta oleh Allahku.
No comments:
Post a Comment