Monday, March 28, 2022

Renungan 28 Maret 2022

Saudara-saudariku yang terkasih dalam Tuhan kita Yesus Kristus, cinta kasih Allah, rahmat Tuhan kita Yesus Kristus, dan persekutuan Roh Kudus beserta kita.

Pada saat ini aku menulis dalam kondisi jiwa yang sakit, haus dan lapar akan Tuhan. Karena itu aku tidak dapat menulis renungan dengan baik sepenuhnya. Bacaan pertama mengisahkan suatu nubuat bahwa Allah menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru. Ini adalah intisari bacaan dalam mataku, sisanya hanya penjelasan. Ini adalah harapan kita, saat Yesus datang kembali ke dunia ini dan seluruh semesta, langit dan bumi, diperbaharui dan Allah menciptakan yang baru. Itulah harapan kita.

Aku pun berharap seperti itu, tapi aku merasa sakit saat menunggu, itulah salibku. Bacaan Injil mengisahkan tentang iman seorang pegawai istana yang percaya pada Kristus dan anaknya dihidupkan kembali. Di sini kita diajak untuk percaya pada Allah sepenuhnya tanpa harus melihat dengan mata jasmani kita. Karena itu Yesus berkata, “Jika kamu tidak melihat tanda dan mujizat, kamu tidak percaya.” Dulu aku terpesona oleh tanda dan mujizat, tapi sekarang aku hanya peduli dengan kedekatanku dengan Allah, dengan Allah sendiri. Itu saja yang aku pedulikan, dan aku rasa yang harus kita pedulikan. Jangan sampai kita terfokus pada mujizat dan pada tanda, melainkan pada Allah saja.

No comments:

Post a Comment

Dialog Diri 3

 Pengadilan sudah dimulai. Hakim yaitu Allah akan mengadili Ignas sebagai terdakwa. Gugatan hukum yang dilayangkan adalah kehilangan arah da...